aku takut bila hujan tiba
ku tutup daun pintuku
agar tidak dapat melihatnya
saat menyenangkan bila
musim kemarau datang
tetap ada kedamaian
hujan yang membuat hati ini
merintih kembali
menoreh luka yang belum ia jua mengering
karena sebilah pisau
yang kau tusukkan
hujan memang akan selalu
ada di sepanjang musim
tapi apakah hujan
akan terus menghiasi hidupku
yang tak pernah indah
seperti namaku….
“BULAN”…

4 komentar:
puisinya bagus buk...wah jadi ingat ketiak bulan purnama ja....hehehe
aeeh mosok iyo....emange ngopo buk pas bulan purnama
bulanku bundar
hatiku hancur...
bulan,,terang bulan pye...hehehehe
Posting Komentar